Aku ingat.
Ketika aku merasa terjatuh sejatuh-jatuhnya pada saat itu.
Ketika aku merasa Tuhan tidak adil kepadaku.
Ketika aku kesal hingga aku tidak mempedulikan orang di sekitarku.
Ketika beberapa batang rokok itu mulai coba aku hisap untuk menghilangkan penat ku.
Ketika aku bergaya anggun, molek, seksi dengan dress merah jambu yang menawan, didepan kamera DSLR milik seorang om single berumur 32 tahun.
Ketika alam bawah sadarku menggerakanku kepada hal-hal yang aku pikir pada saat itu, "ini nih gaul !!"
Mungkin untuk sebagian cewek-cewek yang katanya anak gaul Bandung itu biasa saja.
Namun untukku, itu hal yang amat bodoh. Tidak berpendidikan. Aku malu, di mata-Nya.
Aku Ingat.
Ketika ada sebuah nomor mengirimkan sms yang akupun sama sekali tidak tahu kenapa bisa sampai ke handphoneku.
Ketika bacaan sms itu adalah "LDK UKDM Present Ta'lim dalam rangka memperingati tahun baru Hijriah" yang pada saat itu adalah pada tanggal akhir di bulan Desember 2010.
Ketika aku mau untuk pergi kesana sendirian dengan hijab hitam karena aneh saja jika ke acara keagamaan dan tidak berhijab.
Ketika ternyata mahasiswa dari Fisika pada saat itu hanya ada dua orang.
Ketika ternyata satu orangnya lagi itu adalah teteh yang meng-tes baca Al-quran demi persyaratan lulus mata kuliah Agama Islam.
Ketika pemateri menyampaikan segala hal-hal yang membuatku menangis sendirian karena ternyata yang aku lakukan selama itu SALAH BESAR.
Ketika pada saat itu aku memutuskan untuk berhijab.
Ketika teman-teman dekatku menjauhiku hanya karena aku telah berubah dan pada saat itu di televisi sedang gencar gencarnya berita NII. (dikira NII apa guaa?)
Ketika candaan yang aku pikir itu 'jleb' terlontar dari beberapa teman-teman dekatku.
Ketika yang biasa berkata "kamana maneh?" berubah menjadi "eh, Lilis assalamualaikum"
Ketika yang biasa berkata "makan yuk" berubah jadi "Lis gak panas tuh?" "Ah sok alim, ntar juga dibuka lagi"
Daaan ketika Bapak hawatir sampai rapat BEM pun dianter anter setiap minggunya.
Apa perubahanku se ekstrim itu? Hingga mereka membuat jarak denganku?
Aku rindu.
Ketika aku bertemu Perpustakaan Anak Maleber.
Ketika aku menghabiskan lusinan buku-buku filsafat dan motivasi sampai sampai alergi melihat novel-novel fiksi yang berisikan cinta.
Ketika aku jadi seminar motivasi-seeker.
Ketika aku tidak pernah meninggalkan shalat sunah duha dan tahajud setiap malamnya minimal seminggu sampai 5 kali aku lakukan.
Ketika pada saat itu adalah hatam quran ku. (seumur hidup belom pernah hatam quran -_-" )
Ketika aku memohon-mohon di mentor-i sampai oleh dua orang mentor sekaligus (seminggu dua kali mentoring, ini semacam gila sekali).
Ketika aku mulai menuliskan mimpi-mimpi di dua buah karton besar hingga 80% dari mimpi yang aku pikir mustahil untuk kucapai, pada akhirnya hanya coretan-coretan keberhasilan.
Ketika satu mimpi dari mimpi-mimpi yang lainnya terealisasikan dengan jalur yang tak pernah terduga sebelumnya. ya, salah satu mahasiswa berprestasi fpmipa upi :')
Ketika ketika ketika..... sangat banyak yang seharusnya aku syukuri. Namun terkadang, bahkan masih sering aku mengeluh. Maafkan Tuhan..
Ya, aku tahu.
Untuk berubah, tidak harus terjatuh. Lagi.
Untuk berubah, aku bisa melihat prestasi orang-orang hebat disekitarku.
Dan menjadikannya sebagai korek api semangatku.
Hal-hal negatif akan terus datang tanpa kita minta.
Namun bagaimana caranya hal hal positif selalu lebih banyak dari pada hal-hal negatif.
Masalah akan datang terus tanpa kita minta.
Namun bagaimana caranya kita meningkatkan kapasitas diri kita dengan ilmu agar masalah tersebut selalu ada di bawah kapasitas diri kita.
Bismillah~
Wednesday, 24 July 2013
Tuesday, 23 July 2013
YES WE ARE. FROM ZERO TO HERO
Kali ini saya mau cerita sedikit tentang para "great-mood-boosters". Kita rencananya mau bikin satu program. Masih rahasia loh. Doain aja yah semoga BERMANFAAT dan ALLOH melancarkan semuanya. Nih nama orang-orangnya....
Haris Rachman @haarisrachman (Public Relation GIMB Foundation, Owner Cikaffe)
Aris Rizal Gozali @arisright (Ketua FoSSEI Jawa Barat)
Arief Juliyaman @ariefjuly (Owner GardenNusa *keren loh ini bisnis *banyak fans nya pula ini si Arif)
Febrianti Almeera @pewski (Founder GREAT MUSLIMAH, komunitas para ciwik-ciwik nakal yang hijrah *macem gueeee sih ya kali salah satu yang sempet nakal. dih)
Anita Rahayu Triani @anitatrianita (Finalis Mojang Kota Bandung 2012 *nb satu satunya finalis yang pake hijjab loh ini, hebat. padahal baru jilbaban ini tante)
Erva Sisilia @ChefErva (Ini mami super hebat di cooking, baking sama pastry, Owner nya StudioKue)
Gammar Rainnur @gammarrainnur (Mamay ini jago bisnis abis, apapun bisa disulapnya jadi potensi bisnis, mamay punya GentaPrivat)
Gak tau kenapa, rasanya nyambung aja tiap kali bareng sama mereka. Bareng sama mereka itu semacem transfer energi positif!!! Sadar lagi. Sadar lagi. Sadar lagi. Jangan salah loh, mereka-mereka ini gak soleh dari jaman brojol. Semuanya pernah di titik kegagalan/kekacauan waktu jaman-jaman setahun baru masuk kuliah dulu. Yaah, apa itu karena pergaulan lah, pacaran lah, yah masing-masing punya titik ter-rendahnya sampe mereka bisa melompat setinggi tingginya (kata Pepew, bayangin teori bola basket! semakin keras dipantulinnya bakalan semakin tinggi lompatannya. duk duk duk duk dukkkkkkkk BUM!!!). Intinya, kita pernah berada di titik kegagalan dan titik hijrahnya; dan kali ini satu frekuensi juga di hal positif. Terus, kita semua angkatan 2009 :)) *tua
Kata Haris, kita udah terlalu capek. Capek berjuang demi memperbaiki diri. Capek berjuang untuk berbeda dengan orang lain pada biasanya. Yang kerjaannya cuman bikin hidup ini let it flow tanpa ilmunya. Padahal mereka gak tau apa yang sebenernya harus dilakuin di hidup ini. Ya. Kita udah terlalu capek untuk berbeda dari yang lain, makannya kita harus bikin kapasitas diri kita ada di atas si capek itu. Yang pada akhirnya bakal ngehasilin value yang sebenernya dalam kehidupan. Ibadah.
Puji syukur sama ALLOH SWT yang udah bikin saya ketemu orang-orang yang selalu mengingatkan. Memberi motivasi. Ngasih tau yang bener ketika saya ada di titik khilaf. Bener kata Anita, kalo mau berubah itu harus berjamaah. Biar ada yang slalu mengingatkan. Berubah jadi baik itu butuh proses. Nikmati proses. Biar kita bisa lebih bijaksana sama orang. Mimpilah setinggi mungkin. Jangan edit si mimpi itu. Karena ALLOH yang berkuasa atas perealisasian. Jangan sombong sama ALLOH, hidup mati kita di tangan DIA. Ikuti perintahnya sebelum terlambat. *serem~
Haris Rachman @haarisrachman (Public Relation GIMB Foundation, Owner Cikaffe)
Aris Rizal Gozali @arisright (Ketua FoSSEI Jawa Barat)
Arief Juliyaman @ariefjuly (Owner GardenNusa *keren loh ini bisnis *banyak fans nya pula ini si Arif)
Febrianti Almeera @pewski (Founder GREAT MUSLIMAH, komunitas para ciwik-ciwik nakal yang hijrah *macem gueeee sih ya kali salah satu yang sempet nakal. dih)
Anita Rahayu Triani @anitatrianita (Finalis Mojang Kota Bandung 2012 *nb satu satunya finalis yang pake hijjab loh ini, hebat. padahal baru jilbaban ini tante)
Erva Sisilia @ChefErva (Ini mami super hebat di cooking, baking sama pastry, Owner nya StudioKue)
Gammar Rainnur @gammarrainnur (Mamay ini jago bisnis abis, apapun bisa disulapnya jadi potensi bisnis, mamay punya GentaPrivat)
Gak tau kenapa, rasanya nyambung aja tiap kali bareng sama mereka. Bareng sama mereka itu semacem transfer energi positif!!! Sadar lagi. Sadar lagi. Sadar lagi. Jangan salah loh, mereka-mereka ini gak soleh dari jaman brojol. Semuanya pernah di titik kegagalan/kekacauan waktu jaman-jaman setahun baru masuk kuliah dulu. Yaah, apa itu karena pergaulan lah, pacaran lah, yah masing-masing punya titik ter-rendahnya sampe mereka bisa melompat setinggi tingginya (kata Pepew, bayangin teori bola basket! semakin keras dipantulinnya bakalan semakin tinggi lompatannya. duk duk duk duk dukkkkkkkk BUM!!!). Intinya, kita pernah berada di titik kegagalan dan titik hijrahnya; dan kali ini satu frekuensi juga di hal positif. Terus, kita semua angkatan 2009 :)) *tua
Kata Haris, kita udah terlalu capek. Capek berjuang demi memperbaiki diri. Capek berjuang untuk berbeda dengan orang lain pada biasanya. Yang kerjaannya cuman bikin hidup ini let it flow tanpa ilmunya. Padahal mereka gak tau apa yang sebenernya harus dilakuin di hidup ini. Ya. Kita udah terlalu capek untuk berbeda dari yang lain, makannya kita harus bikin kapasitas diri kita ada di atas si capek itu. Yang pada akhirnya bakal ngehasilin value yang sebenernya dalam kehidupan. Ibadah.
Puji syukur sama ALLOH SWT yang udah bikin saya ketemu orang-orang yang selalu mengingatkan. Memberi motivasi. Ngasih tau yang bener ketika saya ada di titik khilaf. Bener kata Anita, kalo mau berubah itu harus berjamaah. Biar ada yang slalu mengingatkan. Berubah jadi baik itu butuh proses. Nikmati proses. Biar kita bisa lebih bijaksana sama orang. Mimpilah setinggi mungkin. Jangan edit si mimpi itu. Karena ALLOH yang berkuasa atas perealisasian. Jangan sombong sama ALLOH, hidup mati kita di tangan DIA. Ikuti perintahnya sebelum terlambat. *serem~
Subscribe to:
Comments (Atom)