***
Entah harus mulai dari mana mengucap syukur untuk yang satu ini......
Hari Minggu malam, dia (sebut saja si dia) hehe. Berbincang serius dengan Ayah saya. Ya, akhrinya.... :")
Sengaja menulis di blog pribadi karena menurut kajian islam di salah satu seminar yang saya ikuti terucap kalimat "sembunyikan proses, umumkan hasil". Jujur saya hawatir dengan proses ini, karena sekalinya kami salah melangkah kemudian Allah SWT cemburu apalagi hingga turunya peringatan..... sudah. Tamatlah kami. Apalagi Allah SWT juga yang menggenggam dan membolak-balik hati setiap manusia. Untungnya kami ada dalam satu lingkar ilmu yang dimana disana ada teman-teman dan sahabat-sahabat soleh-solehah yang akan selalu meluruskan dan menguatkan.
Well, saya tidak akan membahas segala kelebihan dia disini. Karena segala puji hanya milik Allah SWT. Tidak baik kita mencintai seseorang melebihi penciptanya. Bahkan khawatir ada paradigma "me-Nuhankan pasangan" (bukan paradigma sih sebenarnya, itu pernah saya alami sampai sampai susah move on. kasihan ya, bodoh sekali ketika dulu pemahaman saya belum sampai ke hal-hal yang benar. Tapi itu dulu. Sudah tidak perlu dibahas. Jadikan pelajaran. Sekali lagi, manusia itu akan selalu khilaf. Apalagi kalau sombong sama Allah dengan gak mau cari ilmunya. Tambah sempoyongan aja hidup di Dunia yang kata Al-Quran hanya ujian.
Mungkin bagi yang membaca akan mengerti kemana arahnya, ya. Saya hanya minta doanya saja. Semoga proses persiapan dilancarkan. Semoga selama proses ini, Allah ridho dan selalu membersamai niat baik kami untuk menuju halalnya ibadah menikah.
***
Lagi-lagi, saya mengutip kata-kata indah dari seorang inspirator yang pertama kali mengubah presepsi saya. Dari mulai buku pertama "Jangan Kuliah Kalau Gak Sukses" lalu "Jangan Belajar Kalau Gak Tahu Caranya" dan ini nih yang ketiga "Jangan Jatuh Cinta Tapi Bangun Cinta". ----->
HARAPAN SEDERHANA SEORANG WANITA
Wanita bukan layang-layang
Dimana kau bisa tarik ulur perasaannya
Wanita juga bukan robot
Yang bisa seenaknya kau suruh tanpa nurani
Wanita juga bukan ikan di kolam pemancingan
Dimana kau bisa mengumpan, menarik, lalu melepaskannya begitu saja.
Jangan berikan harapan, kalau tak akan memberikan kepastian.
Jangan berikan pujian, kalau akhirnya menyakitkan
Jangan berikan janji, kalau itu akan kau khianati
Bagi wanita,
Hadiah terindah adalah kesetiaanmu
Kado terindah adalah maharmu
Kabar terindah adalah kepastian lamaranmu
Moment terindah adalah akad nikahmu
***
Cukuplah Allah SWT sebagai penolong saya. Saya belum lulus studi, namun pasti ada maksud dibalik semua ini.
” Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)“( al-anaam [6]:59 )
Salam hangat,
Lilis Karmilawati
Sok atuh ditunggu undangannya sama wisudanya ^^
ReplyDeletehttp://pentassaya.blogspot.com/