Lilis: Kata beberapa orang, hari-hari yg saya jalani TAMPAK selalu menyenangkan. Pernah ada yg nanya. Suka sedih gak sih? Perasaan #semangat terus.
Lilis: Jawab. Saya manusia. Ya pasti sama aja. Hidup saya ada senangnya, sedihnya, takutnya, malunya, dan sakit hatinya. Normal saja. #semangat
Ardiansiah: @liliskarmilawti padahal melodramatic -___-
Lilis: Bahkan barusan kata @ardiansiah , saya melodramatic. Kata A saya begini. Kata B saya begitu. Kata C saya begono. #semangat
Lilis: Permasalahannya adalah tentang Personal-Branding dan LINGKUNGAN penunjangnya. #semangat
Lilis: Lingkungan. Ya. Itu merupakan daerah pembentukan karakter diri kita "Character Building". #semangat
Lilis: Dulu. Sekitar 4 tahun yg lalu. Lingkungan saya relatif di zona nyaman, tanpa beban, pengennya have-fun & so pasti BERPACARAN #asik #semangat
Lilis: Tapi, ketika lingkungan saya berubah (kuliah nih ceritanya). Karakter pun ikut berubah. Lingkungan positif dan galau pun datang. #semangat
Lilis: Melodramatic? Oo sangat jelas sekali. Serasa tidak bisa hidup tanpanya (menuhankan pasangan/ hobby). Nanti saya sama siapa? :''''( #semangat
Lilis: Namun. Dibalik semua itu. Bersyukurlah. Karena bisa jadi itu proses pembersihan diri yang Tuhan berikan kepada kita agar BERFIKIR. #semangat
Lilis: Lama ga teh? LAMA. BANGET. Namun kembali lagi, itu bergantung pada dengan siapa kita bergaul setelah galau tersebut. #semangat
Lilis: "Tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, kecuali Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik." (HR. Ahmad) #semangat
Lilis: Saya seseorang yg relatif bisa berteman dengan siapapun. Karena menurut saya, semuanya makhluk Alloh dan tidak boleh pilih-pilih. #semangat
Lilis: Namun. Kita harus tahu tujuan kita hidup di Dunia ini semata-mata diniatkan untuk IBADAH. *kan itu yg ditanyain nanti di kubur mah #semangat
Adityo24: @liliskarmilawti sedaaaap
Lilis: Semua hal. Mau lewat bisnis, bantu mamah, kegiatan sosial dan Skripsi (walopun terkadang terbesit pikiran "meni hese Fisika teh") #semangat
Lilis: APAPUN PROFESINYA, semuanya diniatkan untuk IBADAH. Bahkan berteman pun semuanya diniatkan untuk IBADAH. #semangat
Lilis: Hanya saja tadi. Kuatkan diri dengan hal positif. Hal negatif akan selalu datang tanpa kita cari. Bahkan di komunitas positif pun. #semangat
Lilis: Tingkatkan kapasitas penerimaan hal positif dalam diri kita. Jadikan antibodi. Agar si kuman-kuman negatif mati tanpa kita basmi. #semangat
Lilis: Ketika kata IBADAH itu kita hadirkan dalam setiap kegiatan, maka dengan sendirinya kehidupanmu akan menyenangkan & #semangat setiap harinya.
Lilis: Biarkan hanya kepada Alloh lah kamu meminta (curhat). Sesekali ke temen boleh lah ya, saya juga lagi belajar mengurangi yang ini. #semangat
Lilis: Senyum itu menular, senang itu menular, bahagia itu menular apalagi sedih, sedih juga menular. #semangat
Lilis: Mending kita tebarkan kebahagiaan ya, dapet pahala. Daripada menebarkan sedih, apa jadinya ya? :O Saya juga lagi belajar hehe ^^v #semangat
Lilis: Saling mengingatkan & menguatkan. Jangan saling menyakiti (meskipun sudah fitrahnya dan memang syetan selalu menggoda). #semangat
Lilis: Semoga kita bertemu lagi di akhirat nanti yah sahabat-sahabatku. Dengan seyum bergembira. Berbincang tentang jalan hijrah kita. #semangat
Lilis: Cukup sekian. Intinya tebarkan kebaikan. Jadilah kepanjangan tangan Tuhan. Semua yang kita lakukan PASTI akan dibalas. Yakin. #semangat
Lilis: Terakhir. Tadi pagi saya menemukan coretan ini di dinding ruangan Bapak Kepala Bidang Pemodelan Iklim PSTA-LAPAN. #semangat
Lilis: "Satu-satunya cara untuk BAHAGIA adalah dengan MENCINTAI" | Nah, cintai Allah. Bukan makhluknya. Menutun makhluk bukan menuntut. #semangat
Lilis: Kamu ingin apapun, minta lah. Jangan sombong gak mau minta. Namun jalankan perintah-Nya dulu! Agar terhitung sebagai ibadah. #semangat !!!
Lilis: Mau yang versi gaul nya? Mangga, nih! cari yang kaya gini minimal http://liliskarmilawti.blogspot.com/2013/11/date-aiesecer-re-blog-from.html
No comments:
Post a Comment