Wednesday, 27 November 2013

PLA PSTA LAPAN 1 - Alhamdulillah, Puji Tuhan. Bertemu Dengan Sosok Seorang Ibu yang Mamah Banget.

Ini memang bukan kali pertama saya datang ke Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Bandung. Lebih dari sepuluh kali, mungkin. Namun untuk maksud dan tujuan yang lain. Hari ini, 27 November 2013 adalah hari ke-dua saya datang kesini sebagai mahasiswa yang sedang internship (magang). Dan! Saya ingin membiasakan diri untuk menulis di blog kesayangan ini serta menceritakan kejadian-kejadian yang penuh hikmah selama saya berada di tempat magang (akhirnyaaa ya...)

Di hari perkenalan lingkungan (bukan hari pertama magang, ya) saya dikejutkan oleh para ibu-ibu peneliti yang ternyata mereka sangat mengasyikan. Baru hari pertama perkenalan, ada yang nyangka kalo saya penari dan berkata seperti ini "neng Lilis penari ya? ah pasti penari! nanti saya mau minta neng Lilis nari disini" Aduh Tuhanku, apa ada yang gagal dengan personal-branding yang saya bawa di hari pertama perkenalan ya? O_o Apa karena saking bersemangatnya seorang saya yang kinestetis ini?

Lalu, satu minggu kemudian.

HARI PERTAMA

Di hari pertama (kemarin) saya magang, saya dikejutkan oleh seorang ibu peneliti lain namun masih di ruangan yang sama. Ibu yang nampaknya memiliki sikap yang hampir sama dengan mamah saya ini namanya bu Iis. Beliau lulusan S1 Fisika UNPAD dan S2 Meteorologi ITB. Dikarenakan para peneliti di Bidang 3 Pemodelan Iklim PSTA LAPAN ini sedang berada di Jakarta untuk sebuah pertemuan yang katanya hari jadi LAPAN Indonesia, maka ruangan-ruangan di lantai 4 ini kebanyakan tidak ada penghuni nya untuk dua hari kedepan.

Saya langsung mengobrol banyak dengan sosok ibu Iis ini. Baikkkkkkk sekali. Supel. Menyenangkan. Ya, seperti mamah saya. Setidaknya di tempat ini saya memiliki seseorang yang layaknya seperti seorang ibu. Pertama, hal ibu Iis tawarkan adalah meja kantor saya. Bu Iis berkata "Neng, mending meja nya di ruangan utama ya, sebelah ruangan ibu biar deket sama ibu. Jangan ruang bawah di tempat anak-anak magang. Itumah buat cowok-cowok bararau (bau) dan sekarang mah lagi kosong, sararieun hihhh (menakutkan)". Ah iya jawan saya. Puji syukur Tuhan. Lalu bu Iis meneruskan lagi, "Nih disini aja ya, Neng Lilis pake ruang pribadi nya pak Ibnu aja, pak Ibnu nya baru berangkat ke Jepang untuk S3". Ruangan berukuran 7x3 meter ini berada di ruang rapat utama dengan sekat kayu yang nyaman. Kenapa nyaman? karena saya excited dengan dokumen-dokumen beliau yang dimana beberapa diantaranya berhuruf kana. Seolah menyemangati saya untuk serius menyelesaikan PLA dan TA sembari mengambil satu jam dari jam magang untuk mempelajari kembali bahasa jepang. Hati saya berbisik lembut "Pak, semoga saya bisa kesana juga ya Pak ya... Saya pinjam ruangannya. Hehehe :D"

Percakapan saya dan bu Iis pun di akhiri dengan beberapa informasi penting bagi saya disini. Mulai dari arah kiblat, bawa gelas sendiri dari rumah biar bersih, bekal makan dari rumah biar hemat, kalau ingin makan bisa pake microwave dan kulkas nya, sampai dipinjami sandal unyuk sama si ibu. Ah Tuhan, betapa penyayang nya engkau. :')

HARI KEDUA

Kami berbincang sangat banyak. Memang saya yang mulai. Kenapa? Saya ingin berbagi. Berbicara dari hati ke hati. Saya mulai dengan cerita keadaan akademis saya saat ini yang masih mengontrak satu mata kuliah dan itu di luar jurusan Fisika bahkan di luar Fakultas MIPA. Saya ceritakan semua kejadian akademis saya. Untuk apa? Agar beliau mengerti mengapa di semester 9 ini saya masih berkutat dan semacam tertinggal semeseter.

Pecakapan kami pun semakin satu frekwensi. Sampai saya cerita tentang Akademis, keluarga, titik baik perubahan saya di semester 3, Perpustakaan Anak Maleber, AIESEC (karena ketika saya membuka laptop, tidak sengaja beliau melihat foto background dekstop saya yang ketika sedang berada di China) lalu kegiatan saya di I Love Business GIMB, Muda Mulia, Great Muslimah. Sehingga perbincangan kami mengkerucut ke arah passion dan alhasil beliau lebih mengerti apa yang saya butuhkan saat ini. Dan dan dan dan dan!!! beliau mensupport besar untuk keseriusan saya magang di sini. Padaha sebelumnya saya berprasangka buruk bahwa beliau akan menasehati saya dan berfikir negatif karena lelet kuliah. Ternyata tidak. Beliau malah meminta saya untuk berkenalan dengan anak tunggal nya, Imawarni. Saat ini ia sedang berkuliah di Akuntansi UNISBA 2011 dan ternyata memiliki passion di dunia sosial dan bisnis juga namun keadaan sosial di kelasnya kurang mendukung, kata beliau. *baiklah, utusan ALLAH SWT siap meluncur, pikir saya ^^v

Nah. Sudah lah. Ini adalan cerita dua hari saya disini. Terimakasih Tuhan. Semoga apa yang sedang saya jalani saat ini menjadi berkah (manfaat) dan semata-mata hanya karena Engkau.


Bismillah. Luruskan Niat.

Warm Regards,
Lilis <3

No comments:

Post a Comment